Tips Menjaga Anak Agar Bebas dari Risiko Kanker

Orangtua pasti berupaya agar anaknya terhindar dari penyakit serius, seperti kanker. Tapi orangtua kadang tidak menyadari bahwa kebiasaannya yang tidak sehat dapat mempengaruhi risiko kanker pada anak di masa depan.

Para ahli mengatakan pilihan gaya hidup adalah salah satu faktor risiko kanker yang paling penting. Membangun kebiasaan sehat sejak dini dan memelihara kesehatan sepanjang hidup dapat mengurangi risiko kanker pada anak.

Seperti dilansir empowher, Kamis (11/10/2012) berikut 6 cara untuk mengurangi risiko kanker pada anak kelak di masa depan:

1. Menjadi teladan yang baik untuk anak

Menurut sebuah studi yang dilakukan di Michigan State University, cara membentuk perilaku sehat pada diri anak adalah dengan menciptakan kebiasaan sehat di rumah. Orangtua harus menjadi teladan yang baik bagi anak.

Anda harus mengadopsi gaya hidup sehat dengan diet makanan seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang baik untuk mencegah kanker. Penelitian dari National Cancer Institute menunjukkan pola makan yang buruk dapat meningkatkan risiko terhadap berbagai jenis kanker serta banyak penyakit kronis lainnya.

2. Mendorong anak agar aktif bermain

Bermain dapat membuat fisik anak Anda lebih aktif dan juga dapat menjadi olahraga ringan yang menyenangkan bagi anak. Ketika usianya telah menginjak usia sekolah, dorong anak untuk memilih permainan dengan unsur olahraga seperti bersepeda, hiking, atau berenang bersama keluarga.

Fisik yang aktif membantu mengurangi risiko kanker dengan membantu mengontrol berat badan. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kadar hormon dan kerja sistem kekebalan tubuh.

3. Menghentikan kebiasaan buruk yang tidak sehat

Menurut Centers for Disease Control, perokok memiliki risiko mengembangkan kanker paru-paru hingga 10 sampai 20 kali daripada orang yang bukan perokok. Bahkan anak-anak yang menjadi perokok pasif karena orangtuanya yang perokok pun memiliki risiko yang lebih besar.

Anak-anak dari perokok memiliki risiko yang lebih besar untuk mengembangkan penyakit tertentu juga, seperti infeksi pernapasan, infeksi telinga, batuk kronis dan disfungsi paru-paru. Bahkan, tidak ada tingkatan aman dari paparan asap tembakau kecuali benar-benar menciptakan lingkungan rumah yang bebas asap rokok.

4. Promosikan kualitas tidur anak

Bantu anak untuk mempromosikan ritme sirkadian sehat dengan menjaga waktu tidur yang teratur dan belajar untuk tidur dalam kegelapan. Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa tidur di ruangan gelap dapat mendukung sistem endokrin untuk menekan perkembangan kanker, termasuk leukimia dan kanker payudara.

5. Ajak anak menikmati sinar matahari pagi

Sinar matahari pagi adalah sumber penting vitamin D alami yang membantu pembentukan tulang yang kuat, kesehatan tulang dan gigi, mencegah jenis kanker tertentu, penyakit saraf, serta penyakit jantung dan pembuluh darah.

Hanya beberapa menit di bawah sinar matahari pagi saja telah membuat tubuh mampu memproduksi vitamin D secara alami.

6. Kurangi paparan racun lingkungan

Diperkirakan bahwa sekitar 90 persen dari penyakit kanker dapat dicegah dengan membuat pilihan gaya hidup bebas bahan kimia berbahaya. Racun bahan kimia dapat ditemukan dalam air minum, buah-buahan dan sayuran yang diobati dengan pestisida serta dalam produk bayi, peralatan pembersih, pakaian dan kain rumah tangga.

Kurangi penggunaan barang-barang yang mengandung bahan kimia berbahaya agar anak tidak terpapar racun sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s